Jual Lanyard murah/ jual tali id card termurah di indonesia

Tali id card atau lanyard berguna untuk menggantungkan identitas atau berguna juga untuk menggantungkan lainnya misalkan alat untuk menggantungkan usb,handpone, kunci dan sebagainya.

saat ini lanyard sendiri sangat trend digunakan sebagai media promosi perusahaan. contoh misalkan perusahaan umroh, tour bahkan event – event besar lainnya. selain sebagai media promosi tali lanyard ini banyak sekali digunakan oleh intansi pemerintahaan, pegawai bank atau kantor kantor besar digunakan untuk menaruh kartu identitas pada karyawan memberikan kesan elegan pada tempat kerja tersebut.

baca juga: Souvenir Pulpen Promosi Murah

Jenis Tali Lanyard Berdasarkan Bahan Pembuatannya

Bahan pembuatan tali lanyard yang paling sering digunakan adalah sekitar 5 buah. Semua bahan-bahan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangannya, lalu punya karakteristiknya masing-masing. Berikut ini beberapa bahan-bahan untuk membuat tali penggantung ID card/ benda lainnya beserta sedikit penjelasannya.

  1. Tali Tissue

Jenis tali ini bentuknya tipis sekali, mirip dengan tisu makanya dinamakan tali tissue. Meski memang tipis tapi teksturnya lebih padat juga jika diraba terasa rata. Kualitas dari tali dengan bahan ini hampir sama dengan bahan polyester.

  1. Tali Polyester Doff

Tali dengan bahan ini memiliki warna yang biasanya lebih gelap, misalnya hitam, biru dongker, dan lain sebagainya. Meski terbuat dari bahan polyester tapi tidak ditambah dengan flament atau bahan-bahan lainnya sehingga warnanya lebih gelap.

  1. Tali Polyester Kilap

Polyester kilap adalah salah satu bahan pembuatan tali lanyard yang paling disukai di ndonesia. Sama seperti namanya, tali lanyard dengan bahan ini terlihat lebih mengkilap dibandingkan jenis tali lainnya. Nah, beda dengan polyester doff tadi, bahan polyester kilap menggunakan campuran bahan flament sehingga warnanya lebih terang. Tekstur tali ini juga lebih padat dan kuat.

  1. Tali Sarung atau Tube

Mirip dengan tali lanyard berbahan tali tisu. Perbedaannya adalah memiliki teksturnya tidak padat, dan lebih lemas. Jika disamakan dengan bahan lain mungkin mirip dengan permukaan sedotan, dan mirip bahan sarung pada umumnya.

  1. Tali Reflektif

Ini adalah bahan pembuatan salah satu dari jenis-jenis tali lanyard yang paling terlihat istimewa. Cocok untuk membuat tali lanyard dengan kesan yang agak glamour. Kelebihan tali dengan bahan ini adalah dapat memantulkan cahaya dari sekitarnya. Oleh karena paling spesial maka harga pembuatan tali lanyard dengan bahan ini lebih mahal.

Untuk membuatnya pun menggunakan bahan yang berbeda dengan tali pengait ID card lain, yaitu dengan menggunakan benang scotchilete. Sebuah benang yang bersifat reflektif dan berada pada bagian dalam.

  1. Tubular Lanyard

Tali dengan model ini memiliki harga yang terjangkau. Sebenarnya terbuat dari bahan polyester juga tapi pembentukannya dijahit sehingga teksturnya lebih mirip seperti tali sepatu. Dengan jenis tali ini Anda dapat memilih warna dengan lebih leluasa. Bisa juga dengan mencetak gambar, logo, teks, dan lain sebagainya pada talinya.

  1. Woven Style

Peminat tali lanyard dengan bahan ini juga lumayan banyak. Meski terbuat dari bahan polyester tapi tetap berbeda karena cara membentuk talinya adalah dengan menenunnya.

  1. Nylon

Selain bahan-bahan tersebut, bahan tali lanyard lainnya adalah dari nylon. Bahan ini terkadang membuat banyak orang menyamakannya dengan bahan polyester padahal sebenarnya berbeda. Berikut ini beberapa perbedaan antara dua bahan untuk membuat tali lanyard tersebut.

  • Bahan Dasar Untuk Membuatnya

Untuk nylon, bahan yang digunakannya bersifat sintetis dan terbuat dari berbagai macam bahan kimia yang dicampur menjadi satu. Sedangkan untuk polyester hanya menggunakan senyawa thermoset.

  • Segi Kekuatan

Mungkin banyak orang yang menyangka bahwa bahan polyester lebih kuat dibandingkan nylon tapi sebenarnya justru kebalikannya.

Nylon lebih kuat karena memiliki kadar ketahanan terhadap berbagai unsur perusak yang baik. Misalnya karena bahan kimia tertentu, suhu panas, gigitan serangga, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk bahan polyester jika terkena panas bisa menyusut.

Meski bahan nylon punya kekuatan yang lebih baik tapi tetap punya kekurangannya, yaitu bisa langsung habis terbakar jika terkena api. Sementara untuk kelebihan tali polyester adalah sangat awet walaupun sering Anda gunakan di bawah terik matahari. Oleh karena serat yang digunakannya alami maka membuatnya tahan lama.

  • Sifat Menyerap Air

Polyester lebih tahan air dibandingkan dengan bahan nylon. Nylon akan sangat mudah menyerap air sehingga jika basah untuk kembali kering membutuhkan waktu yang cukup lama.Jika sudah basah maka tali bisa menjadi lebih berat sehingga keamanan akan terganggu.

Nah, itulah dia jenis-jenis tali lanyard berdasarkan bahan-bahan pembuatannya. Paling banyak memang menggunakan bahan polyester meskipun hasil jadinya berbeda-beda. Oleh karena banyak pilihan bahannya maka Anda bisa lebih leluasa untuk memilih yang sesuai dengan budget dan kebutuhan.

Jika Anda membutuhkan tali lanyard yang polos maka mencarinya di toko buku atau tempat fotokopi. Namun jika digunakan sebagai pengenal karyawan perusahaan tertentu, anggota organisasi, dan seminar biasanya Anda harus memesan dulu. Oleh karena biasanya diperlukan pencetakan logo, gambar, teks, dan lain sebagainya sebagai identitas.

Kegunaan Tali Lanyard Selain untuk Gantungan ID Card

Selama ini mungkin banyak orang yang menyangka bahwa tali lanyard khusus digunakan untuk menggantung ID card. Padahal sebenarnya tidak, tali ini tetap bisa digunakan untuk membawa hal lainnya.

Misalnya saja untuk menggantung kartu pelajar supaya mudah dicari. Selalu untuk menggantung berbagai peralatan keselamatan kerja, dan lain sebagainya. Dengan menggunakan tali ini maka apapun benda yang Anda miliki dan ukurannya kecil bisa lebih mudah untuk ditemukan. Namun memang kegunaan terbanyaknya adalah untuk menggantungkan ID card.

Dulu tali lanyard juga pernah booming dan sering digunakan untuk menggantung handphone. Oleh karena pada saat itu handphone masih memiliki lubang kecil yang bisa digunakan untuk menggantungkan tali atau gantungan handphone lainnya.

Ketika jaman handphone masih menjadi barang baru banyak orang yang menggantungkannya di leher menggunakan tali lanyard. Ada yang bentuknya pendek ada juga yang panjang. Jika bentuknya pendek maka hanya dijadikan pegangan handphone saja karena tidak bisa digantungkan ke leher.

Kegunaan lainnya adalah untuk pengait botol air minum. Bisa Anda lihat beberapa merek wadah plastik populer menambahkan tali lanyard untuk digunakan pada tempat air minum yang mereka jual. Jika menggunakan tali ini maka tempat minum jadi bisa digantungkan pada berbagai benda. Misalnya ke tas, stang sepeda atau motor, gantungan dinding atau benda-benda lain yang memiliki ujung kecil.

Bisa juga hanya untuk menjadi pegangan botol supaya lebih nyaman daripada langsung memegang botolnya yang biasanya berdiameter besar.

Jika Anda memiliki benda-benda kecil lainnya juga bisa menggunakan tali lanyard, misalnya notes kecil, pulpen, kunci, peluit, dan apa saja.

Jadi selain jenis-jenis tali lanyard yang banyak, kegunaannya pun banyak.

Demikianlah informasi mengenai berbagai tali lanyard berdasarkan dengan bahan pembuatannya. Juga mengenai kegunaan dari tali lanyard. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *